Rabu, 20 Maret 2013

Sosialisasi Pilkada

I.            Latar Belakang
Sumber Gambar; pdk.or.id
Sumber Gambar pdk.or.id
">
Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala daerah langsung oleh rakyat merupakan konsekuensi logis dari amandement UUD 1945 yang menggulirkan banyak pembaruan normatif di dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan berdemokrasi. Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara substansial meredefinisikan apa yang disebut kedaulatan rakyat. Untuk mengartikulasikan momentum bersejarah dimaksud, di mana Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah kali ini “ Rakyat Memilih Langsung”, maka Penyelenggara Pemilihan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dituntut untuk mampu memperlihatkan kredibilitasnya dalam mengelola event daerah menjadi hajat besar yang dapat dirasakan dan diinternalisasi oleh seluruh masyarakat dengan mengutamakan kepentingan rakyat sebagai pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah membuka secara lebar hak politik rakyat dalam menggunakan hak politiknya. System dan tata cara penyelenggaraan secara netral dan terbuka menjadi aspek penting dalam mensosialisasikan informasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dalam pelaksanaanya, masyarakat senantiasa didorong ke arah pemilikan kesadaran, kegairahan serta memiliki kapasitas untuk menentukan pilihannya secara waras dan rasional, melalui pemberian informasi yang benar, memberikan bekal yang cukup untuk secara cerdas mampu memilih pemimpin daerah yang dikehendakinya secara langsung tanpa diwakilkan.
Sosialisasi PILKADA ( Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ), merupakan salah satu upaya menyeragamkan persepsi dan pemahaman tentang substansi kedaulatan rakyat. Dibukanya wacana seluas dan sebebas mungkin untuk mengkaji setiap gagasan atau ide kreatif dari calon pemimpin daerah agar masyarakat tidak salah dalam memilih dan mengambil keputusan untuk menentukan pemimpinnya. Kedaulatan rakyat perlu diterjemahkan ke dalam aturan main, kapan dan bagaimana rakyat mengekspresikan kedaulatannya, perlu disediakan ruang-ruang komunikasi dengan memberikan informasi yang berkaitan dengan hak-hak rakyat, serta dapat diakses dengan mudah.
Program sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah memberi makna pada substansi ideologis dan teknis dengan tujuan utama membangun kesadaran pendidikan kritis sehingga masyarakat sadar akan makna yang terjadi dalam proses demokratisasi dengan tetap merujuk koridor hukum yang sudah ada dan bukan mengedepankan persoalan kepentingan dan materi belaka.
Progran sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah memfokuskan pada strategi komunikasi masa yang cerdas, melalui beberapa model kegiatan seperti tatap muka dan dialog langsung dengan kelompok pemilih yang dikemas dalam berbagai metode dan media pembelajaran kreatif dan berseni di setiap tingkat Kecamatan, Desa, sampai tingkat RT, dengan memperhatikan kelompok-kelompok masyarakat dari berbagai profesi, organisasi dan jaringan. Di era Teknologi Informasi atau jaman internet, sosialisasi Pilkada dapat dikemas secara praktis, interaktif, dan komunikatif melalui berbagai situs atau jejaring sosial.
Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah kali ini adalah momentum bersejarah pada perjalanan pembelajaran demokrasi masyarakat, dimana masyarakat memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerahnya secara langsung, sehingga masyarakat selayaknya mengenal dan memahami  substansi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta profil calon pemimpin yang akan dipilihnya tersebut.
Sadar akan pentingnya pengambilan keputusan masyarakat di dalam memilih pemimpinya dan besarnya kemungkinan resistensi konflik PILKADA sebagai bagian dari konsekkuensi perubahan ( baca surat dari FMPP kepada KPUD Karawang), serta infrastruktur sosial yang telah dibangun Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung, maka kami dari Forum Masyarakat Peduli PILKADA di Kabupaten Karawang, mengusung KPUD Karawang untuk mensukseskan pesta demokrasi PILKADA di Kabupaten Karawang  yang pelaksanaanya secara konstitusional menjadi tanggungjawab KPUD Karawang. Dan bersama sama KPUD, berkenan merancang program Sosialisasi dan Informasi bagi masyarakat Karawang melalui rumusan gagasan program sebagai berikut:

II.          Gagasan Program
Program dibentuk melalui rancang bangun Program Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk “ Karawang Bangkit” yang merupakan icon bagi pembangunan masyarakat Karawang, maka kami mengusung upaya  KPUD Karawang, melalui langkah-langkah strategis yaitu;

A.    Mendorong masyarakat untuk menjadi pelaku aktif dalam upaya Sosialisasi Informasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Voter Information), Pendidikan Pemilih ( Voter Education), serta mempersiapkan masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses pendidikan politik (civic education) dan memberikan suaranya.
B.    Memasyarakatkan kualifikasi calon Kepala Daerah dan Programnya melalui pendidikan politik yang netral dan komunikasi wacana politik yang edukatif kepada publik untuk membangun kesadaran kritis dan cerdas.
C.    Membangun model sosialisasi informasi dan pendidikan pemilih melalui penguatan dan pengakaran proses pemilihan langsung yang dikemas dalam metode informasi dialogis, kritis, menyenangkan serta mudah diadopsi dan direplikasi mitra, jaringan dan masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi lokal, berdasar latar belakang organisasi profesi dan status sosial pendidikannya.
D.        Menjaga kredibilitas KPUD dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati agar mampu menggalang mitra jaringan yang memiliki kesepahaman, kepedulian dan komitmen untuk bersama-sama menjadi motor penggerak pendidikan politik dan demokrasi rakyat.
E.    Mengeliminir resiko sosial yang mungkin timbul, dari kemungkinan adannya gesekan kepentingan antar kandidat dan pendukungnya melalui keseimbangan informasi dengan wacana cerdas sebagai pembanding atas kemungkinan adanya pengaruh pemikiran destruktif yang berkembang.

III.        Sasaran, Tujuan, dan Hasil

A.        Sasaran
Pelaksanaan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah difokuskan pada target pemilih yang akan memperoleh informasi tentang pelaksanaan PILKADA, hak dan kewajiban pemilih di dalam proses demokratisasi di Kabupaten Karawang ( lebih kurang satu juta empat ratus ribu pemilih), diseluruh wilayah pemilihan, termasuk yang tidak terjangkau oleh saluran informasi yang telah ada. Sasaran Program menekankan pada hal-hal sebagai berikut:
  1.  Menumbuhkan pemahaman masyarakat dalam proses penyampaian aspirasi/suara dan umpan balik serta kontrol terhadap proses dan hasil Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  2. Menumbuhkan kesadaran tentang kedaulatan rakyat, dan demokrasi serta pentingnya Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  3. Menumbuhkan pemahaman tentang tatacara, proses dan aturan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  4. Membangun partisipasi kritis dan cerdas dalam menggunakan hak pilihnya sehingga tidak akan salah pilih.

B.           Tujuan Umum
Menyiapkan masyarakat agar dapat menggunakan hak politiknya secara tepat disertai dengan pertimbangan rasional dalam memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, melalui pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara dalam proses demokratisasi.

C.           Tujuan Khusus
  1. Terdatanya dan terkendalinya jumlah pemilih yang akan diberikan oleh masyarakat pada saat Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  2. meningkatnya pemahaman masyarakat tentang hak-haknya untuk menentukan pilihannya serta terhadap hasil Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  3. Meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap kualifikasi pigur calon/kandidat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  4. Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Visi, Misi dan program calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  5. Mendorong masyarakat untuk menggunakan dan menentukan hak pilihnya secara rasional objektif.
 D.           Hasil
  1. Masyarakat memahami cara-cara menyalurkan hak-hak politiknya dan dengan pasti memberikan suara terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerahi sesuai dengan panggilan hati nurani yang dasari pemahaman politik rasional terhadap calon yang dipilihnya.
  2. Masyarakat mengetahui tentang system, tata cara dan berbagai aspek penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
  3. Terbangunnya citra yang independen, netralitas dan minimalnya pengaruh politik masa yang menyimpang.
  4. Masyarakat mau dan mampu menggunakan hak pilihnya dengan benar tanpa dorongan materi dan pengaruh lainnya yang dapat menodai prinsip demokrasi.
  5. Masyarakat memiliki komitmen untuk mensukseskan PILKADA dengan sikap santun, sportif dan berkualitas sehingga menghasilkan pemimpin yang kredibel yang memenuhi kualifikasi untuk mewujudkan “Daerah Bangkit”

IV.         Gambaran Umum Program
A.           Metodologi
         Program sosialisasi informasi dan pendidikan pemilih yang akan dilakukan menggunakan metodologi pemberdayaan pemilih, dengan pendekatan sosial marketing pesan pesan melalui berbagai saluran informasi dan komunikasi yang bersifat edukatif dengan kemasan dialogis, interaktif, kritis, menarik dan menyenangkan. Format program adalah menyuguhkan informasi yang dibutuhkan baik secara konseptual maupun teknis sesuai situasi, kebiasaan dan muatan lokal, berseni, tetapi tetap menekankan pada aspek meningkatkan penyadaran kritis masyarakat pemilih. Ciri khusus metode program Sosialisasi PILKADA ini pada pengelolaan dan pelaksanaannya dirancang bangun secara partisipatif guna membangun rasa memiliki, membangun komitmen dan kepentingan bersama, karena hanya kepentingan bersama yang dapat meng-ajegkan tujuan bersama yaitu, suksesnya PILKADA.
         Sedangkan pilihan media, sosialisasi informasi dan pendidikan pemilih melalui komunikasi massa yang berbasis pada altelnatif pilihan strategi metoda dan media seperti: Tatap Muka, Dialog, Seminar, Debat Publik, Sticker, Brosur Poster, Leaplet, Baligo, Radio, TV, Internet, Surat Kabar/Koran, Seni Budaya Lokal/Hiburan Rakyat dan pendidikan kritis lainnya yang tumbuh dan berkembang dalam struktur budaya masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok pemilih dan tingkat pengetahuan dan, atau intelektualitasnya, tidak terkecuali pemilih khusus antaranya, kelompok Penyandang Cacat, Pemilih Pemula, Manula dan kelompok Profesi yang dijalankan oleh masyarakat Karawang termasuk yang tinggal di daerah-daerah yang cukup sulit memperoleh informasi yang cepat dan akurat, karena terhambat oleh beberapa faktor seperti jarak dan lokasi yang sulit dilalui oleh kendaraan umum dan lain-lain.

B.        Strategi Program
       Pilihan Strategi yang efektif dan efesien dalam upaya sosialisasi informasi langsung mengenai pelaksanaan dan tata cara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, melalui:

1.        Pengembangan dan Pemanfaat-an Media KIE  (Komunikasi, Informasi dan Edukasi)

   Strategi ini menekankan pada upaya pengembangan dan pemanfaatan media sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan format yang lebih menarik dalam aspek gaya bahasa dan visual agar lebih mudah dicerna, dikenal dan diingat khalayak program. Media-media ini akan dikemas berdasarkan beberapa kriteria pengkhususan target group penerima pesan/pemilih. Media dikemas khusus bagi masyarakat umum perkotaan-pedesaan, pemilih pemula dan pemilih khusus seperti perempuan dan kaum buruh yang selama ini termarginalkan dalam proses politik dan pembangunan pada umumnya. Produk-produk media ini akan disebar luaskan melalui berbagai jaringan mitra dan saluran komunikasi elektronik, menjadi satu paket terintegrasi dengan strategi dan kegiatan-kegiatan dan, atau event terbuka lainnya. Diharapkan melalui optimalisasi strategi ini akan menghasilkan produk dan dampak sosialisasi dan pendidikan pemilih yang diterima oleh masyarakat dalam cakupan yang luas, serta terjadi ekselerasi terhadap strategi-strategi sosialisasi lain yang dirancang.

2.     Strategi Sosialisasi dalam Acara Khusus Berbasis Massa (Pagelaran seni budaya lokal)
    Merancang dan mengkolaborasi-kan secara kreatif unsur-unsur penyebarluasan pesan-pesan sosialisasi dan edukasi dengan unsure - unsur hiburan rakyat (entertainment) dalam acara khusus yang dapat menghimpun dan menggalang massa. Konsep acara yang digunakan adalah dialog pendidikan pemilih, dan pentas seni tradisional event dengan mengangkat budaya lokal. Dengan menghadirkan figur penarik massa.

3.      Strategi Penguatan Jaringan

Menjalin berbagai format kerjasama, koordinasi dan dukungan, secara kelembagaan, Profesi baik secara internal di dalam wilayah daerah pemilihan, atau antar daerah wilayah pemilihan maupun dengan jaringan institusi lainnya yang memiliki kepedulian dan potensi komitmen terhadap “ PILKADA SUKSES”, melalui strategi ini akan muncul kebersamaan untuk melakukan pemberdayaan pemilih dan menjadikan moment dalam menentukan pilihan dan suara menjadi sebuah gerakan nyata menuju “Daerah Bangkit”.

C.        Kegiatan Strategis

1.        Pengembangan dan Pemanfaatan Media Cetak
  1. Penerbitan Tabloid mingguan berisi pesan-pesan sosialisasi informasi sukses PILKADA
  2. Produksi Model Sticker Pendidikan Pemilih dengan target pemanfaatan kaum marginal sehingga penempatanpun akan diprioritaskan di sarana transpor-masi umum dan daerah tertentu.
  3. Pengembangan media buku panduan sosialisasi dan informasi bagi KPUD, PPK, PPS dan KPPS.
  4. Leaflet PILKADA bagi kaum buruh sektor non formal, perempuan dan masyarakat umum.
  5. Penawaran berita (News Pitching) pengiriman berita dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan.
2.           Pengembangan dan Pemanfaatan Media OutDoor
a.    Produksi dan pemanfaatan baligo PILKADA berisi pesan moral dalam rangka Pemberdayaan Politik. (di aerah tertentu atau situasi tertentu pemanfatan media ini dapat diganti dengan media lain yang lebih komunikatif tetapi tidak menganggu keindahan daerah pemilihan.
b.     Produksi dan pemanfaatan tirai kios berisi pesan pesan informasi bagi pemilih.

3.           Pengembangan dan Peman-faatan Media Elektronik
a.     Menyebarluaskan informasi program KPUD dalam kegiatan pelaksanaan PILKADA dan penyadaran kritis pemilih, wacana politik untuk rakyat dalam bentuk Talk Swow yang akan diperdengarkan di radio-radio Kabupaten dan lokal. Disertai informasi Profil kandidat calon-calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta Quiz interaktif di radio.
  b.      Pengiriman pesan moral Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melaui SMS, dan wawaran dengan pendekatan ketauladanan politik yang santun.

4.           Pengembangan dan Peman-faatan Media Barang
Produksi rompi/kaos KPUD dan tim pelaksana Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di bawah Struktur dan koordinasi KPUD (PPK,
PPS, KPPS) berisi pesan moral yang berfungsi sebagai pesan berjalan.

5.         Distribusi Media
                  Administrasi pendataan kebutuhan media, packaging dan distribusi media ke semua jaringan kerja KPUD.

6.        Menyiapkan konsep dan format-format acara pagela-ran seni dan pentas tradisio-nal event berisi pesan  pesan atau isue strategis.

7.        Mengidentifikasi mitra pelaku, pengisi acara, dukungan moral pengambil kebijakan di daerah kecamatan dan desa-desa, dan pematangan konsep acara bersama.

8.         Persiapan teknis bersama jajaran KPUD, PPK, PPS dan KPPS, Kecamatan, Desa dan RT serta publikasi acara agar dapat menggalang massa.

9.        Pelaksanaan acara, melalui safari pagelaran sosialisasi PILKADA di tiap Kecamatan se-Kabupaten Karawang dengan segmentasi masyara-kat umum.

10.      Strategi penguatan Sosialisasi dan Informasi dilakukan melalui dua jalur pendekatan yaitu:

a.  Struktur Birokrasi Kabupaten (Bupati, POLRES, KODIM DPRD), Kec.(Camat, POLSEK, KORAMIL), Desa, RW dan RT.
b.    Kelembagaan Masyarakat (Ormas, LSM, Tokoh Adat, Budayawan, Seniman, Agamawan, Mahasiswa, Pemuda dll).

11.        Rapat Koordinasi
Rapat konsolidasi dan koordinasi bersama KPUD dan mitranya di daerah (PPK, PPS KPPS) guna menyepakati komitmen, mekanisme, standar dan format agar intensitas dan komitmen dapat tergali maksimal, proses ini dilakukan dalam pembagian wilayah (cluster).

12.        Musyawarah dan Analisa Program
Musyawarah pengembangan strategi,  materi atau isue strategis, dan pilihan metode serta media untuk digunakan penggerak tim sukses sosialisasi informasi PILKADA. Tajuk acara ini adalah kegiatan urun rembug mengolah, menganalisa dan mengembangkan konsep dan pilihan strategi, metoda dan media sosialisasi informasi.

13.        Rekruitment Penggerak / Tim Sukses Sosialisasi dan persipan teknis di wilayah Kecamatan, Desa, RW dan RT.
14.        Pelaksanaan Sosialisasi dan informasi
Sebagai tindak lanjut point-point di atas, tim sosialisasi dan informasi melakukan rangkaian sosialisasi informasi PILKADA pada masyarakat pemilih.

15.        Penguatan Jaringan Melalui Urun Rembuk
a.        Urun Rembuk
Dilakukan guna membicarakan dan menyepakati konsep sosialisasi informasi, dan konten/isi materi dalam pelak-sanaan kegiatan. Rembuk perencanaan bersama dilaku-kan mengingat pentingnya memba-ngun komunikasi dan mengembangkan jaringan sedini mungkin, sebagai identi-fikasi masalah, potensi dan kebutuhan untuk menentukan model treatment yang akan dilakukan dalam rangka melaksanakan sosiali-sasi PILKADA. Sehingga komunikasi dapat dikembang-kan dan mampu mengako-modir kebutuhan, serta mengantisipasi  permasalahan sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan.
b.            Media Site
          Mengikutsertakan wartawan pada setiap kegiatan untuk meliput dan mempublikasikan seluruh kegiatan yang dilaksa-nakan.

V.           Manajemen Program
Pelaksanaan program sosialisasi ini dilaksanakan oleh KPUD dan Forum Masyarakat Peduli PILKADA yang terdiri dari orang-orang yang berkompeten dalam merancang, mengorganisir program pengembangan perilaku dengan kualifikasi ahli dibidangnya sebagai Edutaimen, Organizer, dan didukung oleh Ahli Komunikasi Masa, Publikasi, Pengembangan Media Kreatif, Sosiologi, Politik, Hukum, Pemberdayaan, Psikologi, dan Budaya, dengan kualifikasi pengalaman yang teruji dalam bidang perencanaan program Komunikasi Masa dan Pemberdayaan.

A.        Uraian Tugas Manajemen Program
1.        Koordinator Umum Program
Bertanggung jawab terhadap seluruh design dan pelaksanaan program dan sumber daya manusia. Bertugas mengkoordinir, mengevaluasi dan memonitoring kemajuan program dan sumber daya manusia, serta memberikan laporan secara lisan maupun tertulis kepada pihak pemberi tugas dan dana.
2.       Wakil Koordinator Program
Bertugas membantu Koordinator Umum Program dalam menjamin kelancaran berbagai pelaksanaan kegiatan di lapangan yang sesuai dengan rancangan program, memfasilitasi terciptanya koordinasi dan hubungan yang harmonis dan sinergis diantara pihak pihak  yang terlibat dalam program, memberi laporan, dan umpan balik sebagai masukan evaluasi dan monitoring program.
3.     Pokja-pokja
a.   Pokja Pendidikan Kreatif
Merancang dan mengorganisir pelaksanaan teknis dan rangkaian strategi sosialisai informasi PILKADA Kabupaten Karawang. Menyeleng-garakan edutaimen tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten, kecamatan, Desa, RW dan RT. Menbangun jejaring untuk mendukung seluruh proses dan pelaksanaan kegiatan. Secara rutin melakukan evaluasi dan pelaporan kinerja program dan pengelolaan sumber daya manusia sebagai bahan pengambilan keputusan.
b.        Pokja Pengembangan Media
Merancang konsep pengem-bangan media kreatif dan berseni sesuai dengan kebutuhan, mengelola proses media cetak, elektronik, media outdoor. Selain itu mengelola unit media center sebagai media instalasi program sosialisasi dan informasi PILKADA Kabupaten Karawang. Serta secara rutin melakukan proses pelayanan informasi kepada masyarakat umum.
c.         Pokja Administrasi, Keuang-an dan Kesekretariatan
Pokja ini bertanggungjawab mengelola keuangan, administrasi pendukung kegiatan serta kesekretariatan atas proses kerja, produk dan dokumen manajemen tim dan pokja-pokja. Menyusun laporan penggunaan anggaran sebagai pertanggungjawaban.
d.        Staf Pendukung
Operator komputer, Driver, dan Pembantu Umum bertugas melakukan kegiatan kesekretariatan dan operasinal untuk seluruh kegiatan manajemen dan pokja.

VI.            Monitoring Evaluasi
Kegiatan monitoring dan evaluasi program sangat terkait dengan pengukuran kinerja /akuntabilitas, dimana terlihat perbandingan antara sasaran yang ingin dicapai dengan hasil yang telah diraih, perbandingan hasil nyata dan yang direncanakan, perbandingan kinerja saat ini dan waktu sebelumnya. Dilakukan dengan tertib dan objektif, disampaikan dalam bentuk laporan tertulis, pengukuran kinerja dilaksanakan dan dilaporkan berkala yang disampaikan kepada pemberi tugas, seiring dengan laporan akuntabilitas.

VII.       Penutup
Demikian usulan program Sosialisasi dan informasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ini kami kedepankan sebagai wujud kepedulian dan partisipasi aktif Forum Masyarakat Peduli PILKADA untuk Pilkada Suskes.


Arsip; 
Pilkada Karawang, 15 Juni 2005
Oleh Koordinator
Forum Masyarakat Peduli PILKADA
Oleh:
Suryana Slamet 
Lentera Indonesia 
 ">
  1. Undang-undang No. 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Download
  2. Law of Republic of Indonesia Number 15 Year 2011 Download
  3. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Pemilihan Umum Download
  4. Undang-undang No.2 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik Download
  5. Undang-undang No.8 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Download 
  6. Undang-undang No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Download 
  7. Undang-undang No.20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Download 
  8. Undang-undang No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Download 
  9. Undang-undang No.27 Tahun 2009 Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Download 
  10. Undang-undang No.12 Tahun 2008 Download Tahun 2008 Download
  11. Undang-undang No.42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Download
  12. Undang-undang No.2 Tahun 2008 Tantang Partai Politik Download
  13. Undang-undang No.22 Tahun 2007 Tentang : Penyelenggara Pemilihan Umum Download 
  14. Undang-undang No.10 Tahun 2008 Tentang : Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Download